Akan ada saatnya hari dimana Allah menjadi saksi kau lingkarkan
ikatan suci Mitsaqan Ghalidza dijariku yang kau pilih, walau aku tak sesempurna
istri sang Nabi. Akan ada hari dimana kulingkarkan pula sumpah setiaku dijarimu
yang kupilih menjadi imamku, yang Surganya-Nya tak bias kumasuki tanpa ridho
darimu. Akan ada hari dimana kugelar sajadahku dan sajadahmu, kita bersujud
dalam sepenggal waktu yang sama dan do’a yang terucap darimu akan kuAmini juga
dalam satu hati, satu shaf dibelakangmu. Akan ada hari dimana selalu kunanti
alunan Tausiyahmu sebagai pengantar tidurku dan rasa syukur karna-Nya telah
member cinta yang kau tunjukkan padamu. Akan ada hari dimana kau dengungkan
Adzan di balik daun telinga sosok mungil
yang kelak akan mewarisi sebagian dari parasku dan sebagian dari sifatmu. Akan
ada hari dimana keteladananmu akan mengiringi tugasku sebagai Madrasah bagi
keturunan kita. Akan ada hari dimana kita akan melihat nisan dan memesan
sepetak lahan berdampingan untuk nanti ketika esok tak adalagi. Akan ada hari
dimana salah satu dari kita menghadap ilahi, dengan pendamping hidup soleh dan
soleha yang setia menemani sampai di akhir perjalanan nanti. Dan aku akan sabar
menanti. Semoga Allah mengizinkan Sakinah bersamamu yang hadil dalam suatu hari
nanti hingga kelak dikumpulkan kembali sampai di Syurga-Nya nanti…
Tidak ada komentar:
Posting Komentar